
Perbedaan utama antara memori virtual dan memori cache adalah bahwa memori virtual memungkinkan pengguna untuk menjalankan program yang lebih besar dari memori utama sedangkan, memori cache memungkinkan akses lebih cepat ke data yang baru-baru ini digunakan. Kami akan membahas beberapa perbedaan lagi dengan bantuan grafik perbandingan yang ditunjukkan di bawah ini.
Grafik perbandingan
Dasar untuk Perbandingan | Memori Virtual | Memori dalam Cached |
---|---|---|
Dasar | Memori virtual memperluas kapasitas memori utama bagi pengguna. | Memori cache mempercepat data yang mengakses kecepatan CPU. |
Alam | Memori virtual adalah teknik. | Memori cache adalah unit penyimpanan. |
Fungsi | Memori virtual memungkinkan eksekusi program yang lebih besar dari memori utama. | Memori cache menyimpan salinan data asli yang baru-baru ini digunakan. |
Manajemen memori | Memori virtual dikelola oleh sistem operasi. | Memori cache sepenuhnya dikelola oleh perangkat keras. |
Ukuran | Memori virtual jauh lebih besar daripada memori yang di-cache. | Memori cache memiliki ukuran yang terbatas. |
Pemetaan | Memori virtual membutuhkan struktur pemetaan untuk memetakan alamat virtual ke alamat fisik. | Tidak ada struktur pemetaan yang diperlukan dalam memori cache. |
Definisi Memori Virtual
Memori virtual bukan memori fisik komputer, melainkan teknik yang memungkinkan eksekusi program besar yang mungkin tidak sepenuhnya ditempatkan di memori utama . Ini memungkinkan programmer untuk menjalankan program yang lebih besar dari memori utama.
Sekarang mari kita mengerti bagaimana cara kerja memori virtual? Program ini memiliki alamat memori virtualnya yang dibagi menjadi beberapa halaman . Memori utama juga dibagi menjadi beberapa halaman . Sekarang, seperti yang dapat kita lihat alamat virtual suatu program lebih besar dari memori utama yang tersedia. Jadi peta memori digunakan untuk memetakan alamat virtual ke memori utama.



- Program tidak lagi dibatasi oleh batas memori utama.
- Memori virtual meningkatkan tingkat multiprogramming.
- Meningkatkan pemanfaatan CPU.
- Semakin sedikit unit I / O yang perlu memuat atau menukar program dalam memori.
Tetapi ada kekurangan memori virtual, menempatkan lebih banyak halaman program dalam hard disk akan memperlambat kinerja karena mengakses data dari hard disk membutuhkan lebih banyak waktu dibandingkan dengan mengakses data dari memori utama.
Definisi Memori Cache
Tidak seperti memori virtual, Cache adalah perangkat penyimpanan yang diimplementasikan pada prosesor itu sendiri. Ini membawa salinan data asli yang telah diakses baru-baru ini. Data asli dapat ditempatkan di memori utama atau memori sekunder. Memori cache mempercepat kecepatan mengakses data, tetapi bagaimana caranya? Mari kita mengerti.

Perbedaan Kunci Antara Memori Virtual dan Cache
- Memori virtual memperluas kapasitas memori utama secara virtual bagi pengguna. Namun, memori cache membuat pengaksesan data lebih cepat untuk CPU.
- Cache adalah unit penyimpanan memori sedangkan memori Virtual adalah teknik .
- Memori virtual memungkinkan eksekusi program yang lebih besar dari memori utama. Di sisi lain, memori cache menyimpan salinan data asli yang digunakan baru-baru ini.
- Manajemen memori virtual dilakukan oleh sistem operasi . Di sisi lain, manajemen memori cache dilakukan oleh perangkat keras .
- Memori virtual jauh lebih besar daripada ukuran memori yang di-cache.
- Teknik memori virtual membutuhkan struktur pemetaan untuk memetakan alamat virtual ke alamat fisik sedangkan, memori cache tidak memerlukan struktur pemetaan.
Kesimpulan:
Memori virtual adalah teknik untuk memperluas kapasitas memori utama secara virtual bagi pengguna. Memori cache adalah unit penyimpanan yang menyimpan data yang baru diakses yang memungkinkan CPU mengaksesnya lebih cepat.